Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Agustus 2015

AIR TERJUN TUMAUNG, DESA HINAS KIRI KEC. BATANG ALAI TIMUR

Pada tanggal 17 Agustus 2015 disaat rekan-rekan Pecinta Alam sedang melakukan pengibaran bendera Merah Putih di Puncak tertinggi Kalimantan Selatan (Puncak Halau-Halau). Pada saat yang bersamaan di Desa Hinas Kiri (Batu Kambar) kec. Batang Alai Timur sedang dilakukan peresmian pembukaan obyek wisata Air Terjun Tumaung/Rampah Tumaung. Air terjun ini terletak 2 km dari desa Hinas Kiri. Untuk mencapai Air Terjun Tumaung kita harus ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Barabai) kemudian ke Birayang dari Birayang kita menuju kec. Batang Alai Timur tepatnya di Desa Hinas Kiri (Batu Kambar) terus masuk melewati Balai Adat Hinas Kiri sampailah kita di pintu gerbang Tumaung. Disini Parkirlah motor/kendaraan roda dua (untuk mobil cukup pakir di depan jalan masuk saja dari pintu gerbang kurang lebih 100 meter) jasa parkir roda dua Rp 5000, biaya masuk Rp 3000. Jika kita malas untuk jalan kaki tersedia jasa ojek dengan tarif Rp 45.000. Dari gerbang sampai ke air terjun kurang lebih 2 km. Air Terjun Tumaung terbagi dua, yang di bawah  memiliki ketinggian lebih kurang 10 meter sedangkan yang di atas memiliki ketinggian lebih kurang 5 meter (rangkap dua).Foto-foto ini diambil dipertengahan bulan Agustus, kalau ingin air terjunnya lebih deras lagi datanglah pada saat musim penghujan yaitu bulan Oktober - April.

                                                        AIR TERJUN TUMAUNG BAWAH


Senin, 26 Agustus 2013

PENDAKIAN GUNUNG HALAU-HALAU 2013

Pencinta Alam "Galam Hijau" SMAN 1 Mandastana mengikuti pendakian ke puncak Gunung Halau-halau di Barabai  (Hulu Sungai Tengah) tepatnya di kecamatan Batang Alai Timur. Pendakian kali ini bertajuk " Pendakian Merah Putih Nasional " karena bertepatan dengan HUT RI ke 68 tahun 2013 yang dimotori oleh IMPAS-B UNLAM. Pada saat pendakian tersiar kabar 7 orang pendaki terkena longsor padahal sampai berakhirnya kegiatan tak satupun pendaki yang mendapat musibah seperti yang beredar di internet (kabar bohong) semua pendaki dalam keadaan selamat. Dalam tim pendakian juga bergabung tim RAPI Banjarmasin dan tim Pancar Rescue Banjarmasin, sehingga kami sangat terbantu dalam berkomunikasi di udara untuk membantah isu yang beredar (selain mereka tak ada organisasi radio lainnya). SALAM LESTARI !!!